TUGAS I
1. Pancasila Sebagai Sumber Nilai
Pancasila memuat nilai – nilai luhur untuk dapat menjadi dasar Negara. Ada 3 nilai yang terdapat dalam pancasila :
a. Nilai Dasar adalah asas-asas yang berasal dari nilai budaya bangsa Indonesia yang bersifat abstrak dan umum, relatif tidak berubah namun maknanya selalu dapat disesuaikan dengan perkembangan zaman. Artinya nilai dasar itu bisa terus menerus ditafsirkan ulang baik makna maupun implikasinya. Melalui penafsiran ulang itulah akan didapat nilai baru yang lebih operasional sesuai dengan tantangan zaman. Adapun nilai dasar yang terkandung dalam Pancasila adalah Ketuhanan, kemanusiaan, Persatuan, Kerakyatan (musyawarah-mufakat), dan Keadilan.
b. Nilai Instrumental, yaitu penjabaran dari nilai dasar yang berbentuk norma sosial dan norma hukum. Seperti UUD 1945, Tap MPR, UU No. 40 tahun 1999 tentang Pers, UU No. 2 Tahun 1999 tentang partai politik, UU No. 39 Tahun 1999 tentang HAM, dll.
c. Nilai Praksis, adalah nilai yang dilaksanakan dalam kenyataan hidup sehari-hari yang menandakan apakah nilai dasar atau instrumental masih hidup di tengah masyarakat, berbangsa dan bernegara. Contoh nilai praksis seperti saling menghormati, toleransi, kerja sama, kerukunan, bergotong royong, menghargai, dll.
NILAI-NILAI YANG TERKANDUNG DALAM PANCASILA DAN REALISASINYA
1. Sila Ketuhanan Yang Maha Esa,
terkandung nilai religius antara lain:
►Keyakinan terhadap adanya Tuhan Yang Maha Esa beserta sifat-sifatnya yang maha sempurna.
►Ketaqwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa, dengan menjalankan semua perintahNya dan menjauhi laranganNya.
►Nilai-nilai Sila I meliputi dan menjiwai sila II, III, IV, dan V.
2. Sila Kemanusiaan yang Adil dan Beradab
terkandung nilai-nilai antara lain:
►Pengakuan terhadap adanya martabat manusia.
► Pengertian manusia yang beradab terhadap sesama manusia.
►Pengertian manusia yang beradab yang memiliki daya, cipta rasa, karsa dan keyakinan, sehingga jelas perbedaan antara manusia dan hewan.
►Nilai Sila II diliputi dan dijiwai Sila I, meliputi dan menjiwai Sila III, IV, dan V.
3. Sila Persatuan Indonesia
terkandung nilai persatuan antara lain:
►Persatuan Indonesia adalah persatuan bangsa yang mendiami wilayah Indonesia.
►Bangsa Indonesia adalah persatuan Suku-suku yang meliputi wilayah Indonesia.
►Pengakuan terhadap ke Bhinneka Tunggal Ikaan, suku bangsa dan kebudayaan bangsa (berbeda-beda namun satu jiwa) yang memberikan arah dalam pembinaan kesatuan bangsa.
►Nilai-nilai Sila III diliputi dan dijiwai Sila I, II meliputi dan menjiwai sila IV dan V.
4. Sila Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmah Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan terkandung nilai-nilai antara lain :
►Kedaulatan adalah di tangan rakyat.
►Pimpinan Kerakyatan adalah hikmah kebijaksanaan yang dilandasi akal sehat.
►Manusia Indonesia sebagai warga negara dan warga masyarakat Indonesia mempunyai kedudukan, hak dan kewajiban yang sama.
►Musyawarah untuk mufakat dicapai dalam permusyawaratan wakil-wakil rakyat.
►Nilai Sila IV diliputi dan dijiwai Sila I, II, III meliputi dan menjiwai sila V.
5. Sila Keadilan Sosial bagi seluruh rakyat Indonesia terkandung nilai keadilan Sosial antara lain:
►Perwujudan Keadilan sosial dalam kehidupan sosial atau kemasyarakatan meliputi seluruh rakyat Indonesia.
►Keadilan dalam kehidupan sosial terutama meliputi bidang-bidang idiologi, politik, ekonomi, sosial, kebudayaan dan pertahanan keamanan nasional.
►Cita-cita masyarakat Indonesia adil makmur, materiil dan spiritual yang merata bagi seluruh rakyat Indonesia.
►Keseimbangan antara hak dan kewajiban, menghormati hak orang lain.
►Cinta akan kemajuan dan pembangunan.
►Nilai sila V diliputi dan dijiwai Sila I, II, III, IV dan V.
2. Bukti Pancasila sebagai sumber nilai :
●sila ke-1 saling bertoleransi antar pemeluk agama
●sila ke-2 tidak membedakan warna kulit, saling menghormati bangsa lain
●sila ke-3 bangga berkebangsaan indonesia
●sila ke-4 mengambil keputusan hingga mencapai keputusan bersama, karena mengakui bahwa setiap orang memiliki kedudukan dan hak yang sama
●sila ke-5 menjunjung tinggi sifat dan suasana gotong royong berdasarkan kekeluargaan
●sila ke-2 tidak membedakan warna kulit, saling menghormati bangsa lain
●sila ke-3 bangga berkebangsaan indonesia
●sila ke-4 mengambil keputusan hingga mencapai keputusan bersama, karena mengakui bahwa setiap orang memiliki kedudukan dan hak yang sama
●sila ke-5 menjunjung tinggi sifat dan suasana gotong royong berdasarkan kekeluargaan
Bukti bahwa nilai-nilai Pancasila sudah dihayati oleh bangsa Indonesia sejak dulu kala antara lain:
a. Adanya kehidupan bergotong-royong diberbagai daerah yang merupakan ciri khas
b. Masyarakat Indonesia untuk saling menolong demi kepentingan bersama.
c. Adanya kebiasaan musyawarah sebagai satu cara untuk menyelesaikan masalah. Hal tersebut tercatat dalam buku Negara Kartagama karya Empu Prapanca.
d. Paham Bhineka Tunggal Ika (dari buku Sutasoma tulisan Empu Tantular) yang artinya meskipun berbeda-beda tetapi tetap satu jua. Pengertian ini kemudian diterjemahkan dalam perastuan Indonesia.
e. Sejak dulu leluhur kita mengenal adanya penguasa alam semesta yang akhirnya berkembang menjadi kepercayaannya kepada Tuhan Yang Maha Esa
Tidak ada komentar:
Posting Komentar